Merawat Harmoni dalam Keberagaman Etnik Indonesia

- Redaksi

Selasa, 1 Juli 2025 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/RRI

Foto/RRI

 

Penulis: Fury Qonzano | Jurnalis

 

ETNIKOM.NET – Indonesia adalah negeri yang kaya akan keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke, ribuan pulau bukan hanya menyimpan kekayaan alam, tetapi juga keberagaman budaya, bahasa, dan etnik.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia memiliki lebih dari 1.300 kelompok etnik atau suku bangsa yang tersebar di berbagai daerah. Ini menjadikan Indonesia salah satu negara dengan keanekaragaman etnis terbanyak di dunia.

Apa Itu Etnik?

Etnik atau suku bangsa adalah kelompok sosial yang memiliki identitas budaya yang khas, seperti bahasa, adat istiadat, sistem kepercayaan, hingga tradisi turun-temurun. Identitas ini diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi bagian penting dalam membentuk jati diri seseorang maupun komunitas.

Baca Juga :  Giri Svara BSD Harumkan Indonesia di Panggung Budaya Yordania

Contohnya, suku Jawa, Sunda, Batak, Minangkabau, Dayak, Bugis, hingga Papua memiliki ciri khas masing-masing dalam hal bahasa daerah, pakaian adat, seni pertunjukan, hingga nilai-nilai sosial.

Mengapa Etnik Itu Penting?

Etnik bukan sekadar identitas, tapi juga penjaga kearifan lokal. Setiap etnik memiliki filosofi hidup yang sarat nilai moral, gotong royong, dan penghormatan terhadap alam. Jika kita memahami dan menghargai budaya etnik lain, maka rasa saling menghormati antarsesama akan tumbuh dan memperkuat persatuan bangsa.

Tantangan dan Peluang

Sayangnya, keberagaman ini kadang disalahpahami dan bisa menjadi pemicu konflik, terutama jika dipolitisasi atau ditunggangi kepentingan tertentu. Oleh karena itu, pendidikan multikultural sangat penting ditanamkan sejak dini agar generasi muda tidak hanya tahu, tapi juga bangga dan terbuka terhadap budaya lain.

Baca Juga :  Walau Diguyur Hujan, Keraton Kasepuhan Cirebon Tetap Hidupkan Tradisi 1 Muharram dengan Kirab Budaya dan Wayang Kulit

Di sisi lain, keberagaman etnik bisa menjadi modal besar dalam pembangunan nasional, khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Produk kerajinan, kuliner, tarian, hingga cerita rakyat bisa menjadi kekuatan budaya yang bernilai ekonomi tinggi.

Menjaga Keberagaman, Merajut Kebangsaan

Keberagaman etnik bukan untuk dipertentangkan, melainkan dirajut menjadi kekuatan bersama. Prinsip Bhinneka Tunggal Ika—berbeda-beda tetapi tetap satu—bukan sekadar slogan, tapi juga komitmen bersama dalam membangun bangsa yang adil, damai, dan sejahtera.

Indonesia adalah rumah besar yang dihuni oleh beragam etnik. Tugas kita bersama adalah menjaga rumah ini tetap kokoh, dengan merawat kebhinekaan dan membangun toleransi sebagai fondasinya.[]

Berita Terkait

MA Gelar Wayang Kulit Rayakan HUT ke-80, Ki Yanto Kembali Memukau sebagai Dalang
Tingkeban: Tradisi Jawa dalam Menyambut Tujuh Bulan Kehamilan
Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Rebo Wekasan Lewat Curak Sedekah
Budaya Religius Pati: Harmoni Tradisi dan Spiritualitas
Budaya dan Kehidupan Masyarakat Palestina: Antara Tradisi dan Keteguhan di Tengah Ujian
Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Ngapem Sambut Bulan Sapar
Bupati Jayawijaya Tutup FBLB ke-33: “Dari Tanah Jayawijaya untuk Dunia”
Pasar Malam & Tradisi Adat Warnai Maulid Nabi 2025 di Keraton Kasepuhan Cirebon
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:45 WIB

MA Gelar Wayang Kulit Rayakan HUT ke-80, Ki Yanto Kembali Memukau sebagai Dalang

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:46 WIB

Tingkeban: Tradisi Jawa dalam Menyambut Tujuh Bulan Kehamilan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:27 WIB

Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Rebo Wekasan Lewat Curak Sedekah

Kamis, 14 Agustus 2025 - 07:04 WIB

Budaya Religius Pati: Harmoni Tradisi dan Spiritualitas

Selasa, 12 Agustus 2025 - 08:41 WIB

Budaya dan Kehidupan Masyarakat Palestina: Antara Tradisi dan Keteguhan di Tengah Ujian

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB